Raim Dalam Rangka Mendukung Implementasi Sistem Navigasi Penerbangan Berbasiskan Satelit Di Indonesia

Reza Septiawan and Bayu Sutedjo and Afrias Sarotama (2012) Raim Dalam Rangka Mendukung Implementasi Sistem Navigasi Penerbangan Berbasiskan Satelit Di Indonesia. Jurnal Teknologi Dirgantara, 10 (1). pp. 37-49. ISSN 1412-8063

[img] Text
Jurnal TD_Reza_BPPT_2012.pdf

Download (1MB)

Abstract

Receiver Autonomous Integrity Monitoring (RAIM) merupakan suatu metode untuk memonitor integritas dari satelit GPS dengan menggunakan pengukuran terhadap satelit-satelit GPS yang reduntant pada receiver pengguna. Pada umumnya digunakan dua jenis algoritma untuk menjalankan fungsi RAIM tersebut yaitu snapshot method algoritma dan sequential method algoritma. Pada snapshot method digunakan single set pengukuran signal GPS secara simultan, sedangkan pada sequential method digunakan semua set pengukuran signal GPS meliputi past dan current measurements. Dengan demikian sequential method mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kegagalan posisi yang disebabkan oleh rendahnya fault to noise ratio, dimana rendahnya fault to noise ratio sebagian besar disebabkan oleh posisi satelit yang kurang memadai untuk pengukuran lokasi. Oleh karenanya RAIM sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan informasi kepada pengguna pelayanan GPS mengenai kondisi satelit GPS yang kurang memadai kondisinya untuk dapat digunakan dalam penentuan lokasi yang akurat, baik disebabkan oleh posisi satelit, masa service satelit, atau error pada receivers. Akurasi ini sangat dibutuhkan terutama pada penggunaan sistem navigasi GPS dalam Air Traffic Management (ATM). Keadaan ini dapat disebabkan oleh posisi satelit yang berdekatan satu sama lain ataupun karena kondisi ionosfer tertentu yang menyebabkan terganggunya proses akuisisi signal GPS. Dalam rangka mendukung penggunaan sistem navigasi GPS dalam ATM di Indonesia maka Tim GPS Communication Navigation Surveillance-ATM (CNS-ATM) BPPT melakukan pengkajian penggunaan sistem RAIM sederhana yang dapat diinformasikan pada awak pesawat ataupun Air Traffic Center dengan mengemasnya dalam Notice To Air Men (NOTAM) selain itu dilakukan pula pemantauan pada penerimaan signal GPS di 5 lokasi Indonesia.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sistem navigasi penerbangan, GPS
Subjects: Teknologi Penerbangan dan Antariksa > Penelitian, Pengembangan, Perekayasaan, dan Pemanfaatan > Teknologi Aeronautika
Depositing User: Een Rohaeni
Date Deposited: 16 Sep 2021 09:53
Last Modified: 16 Sep 2021 09:53
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/1269

Actions (login required)

View Item View Item