Identifikasi Kejadian Gelombang Ekstrem di Perairan Laut Indonesia Menggunakan Data Multi Satelit Altimetri

Sartono Marpaung and Nanin Anggraini and Maryani Hartuti (2015) Identifikasi Kejadian Gelombang Ekstrem di Perairan Laut Indonesia Menggunakan Data Multi Satelit Altimetri. IPB Press, Bogor.

[img] Text
Bunga Rampai_Sartono Marpaung_Hal.171-185.pdf

Download (2MB)

Abstract

Wilayah Indonesia sebagian besar terdiri dari perairan laut dan banyak kegiatan ekonomi dan perdagangan menggunakan sarana taut. Tingkat keselamatan di taut umumnya ditinjau dari kondisi gelombang taut. Berdasarkan ketinggian, sebagian dari gelombang laut yang terjadi disebut gelombang ekstrem. Untuk mengidentifikasi kejadian gelombang ekstrem di perairan laut Indonesia dan sekitarnya di gunakan fungsi distribusi kumulatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai ambang batas kejadian gelombang ekstrem berdasarkan tinggi gelombang signifikan tahun 2010 sampai 2013 adalah 100 sampai 400 cm. Nilai ambang batas yang tinggi terdapat di perairan taut Samudera Hindia, Laut Cina Selatan, dan sebelah utara Papua. Di perairan laut antar pulau nilai ambang batas lebih rendah. Nilai ambang batas yang tinggi diduga akibat pengaruh dari dinamika perairan taut terbuka. Jumlah kejadian gelombang ekstrem pertahun antara 1 sampai 12 kejadian. Selama periode pengamatan total kejadian gelombang ekstrem berkisar 4 sampai 20 kejadian. Gelombang ekstrem lebih sering terjadi di bagian selatan wilayah kajian dibandingkan dengan bagian utara, akibat pengaruh dinamika Samudera Hindia. Di perairan taut antar pulau, gelombang ekstrem sebagian besar terjadi di perairan laut bagian Indonesia timur. Total kejadian gelombang ekstrem pada seluruh wilayah kajian dari tahun 2010 sampai 2013 mengalami peningkatan yang signifikan diduga akibat kejadian cuaca ekstrim yang sering terjadi

Item Type: Other
Additional Information: Judul Buku : Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Wilayah Pesisir dan Laut ISBN 978-979-493-902-4
Uncontrolled Keywords: tinggi gelombang signifikan, altimetry, ekstrem dan kumulatif
Subjects: Teknologi Penginderaan Jauh > Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan > Teknologi dan Data Penginderaan Jauh > Perolehan Data > Satelit
Divisions: Deputi Penginderaan Jauh > Pusat Pemanfaatan Penginderaan jauh
Depositing User: Dinar Indrasasi
Date Deposited: 12 Oct 2021 12:23
Last Modified: 12 Oct 2021 12:23
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/1381

Actions (login required)

View Item View Item