Desain dan Implementasi Switch Modem TT&C Satelit LAPAN Dengan Menggunakan IC Multiplexer Analog (Design And Implementation Of Switch Modem TT&C Satellite LAPAN Using IC Multiplexer Analog)

Rommy Hartono and Deddy El Amin (2017) Desain dan Implementasi Switch Modem TT&C Satelit LAPAN Dengan Menggunakan IC Multiplexer Analog (Design And Implementation Of Switch Modem TT&C Satellite LAPAN Using IC Multiplexer Analog). Prosiding SIPTEKGAN XXI-2017 Seminar Nasional Iptek Penerbangan & Antariksa XXI Tahun 2017. pp. 8-18. ISSN 978-602-71833-3-9

[img]
Preview
Text
Prosiding_Rommy_Pusteksat_2017.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telemetry, Tracking, and Command (TT&C) merupakan salah satu bagian dari subsystem satelit yang memiliki fungsi sebagai penghubung komunikasi antara satelit dengan ground station. Sistem TT&C menyediakan komunikasi uplink untuk command, downlink untuk memantau parameter satelit melalui telemetry, dan memonitor satelit agar tetap di orbit melalui tracking. Khusus untuk ground station LAPAN, konfigurasi TTC menggunakan satu unit radio transceiver UHF, dan satu modem untuk masing–masing satelit yaitu satelit LAPAN A2 dan LAPAN A3, untuk menyederhanakan kebutuhan ground station LAPAN, maka diperlukan suatu modul switch yang dapat menggabungkan dua modem satelit dengan satu unit radio tranceiver, tanpa menghambat atau mengurangi kualitas sinyal dari radio ke modem. Tulisan ini menjelaskan hasil observasi, perancangan, dan pengujian dari modul switch tersebut. Modul switching modem ini menggunakan mikrokontroler ATmel dengan IC multiplexer 4053 sebagai komponen utama. Perangkat lunak yang bekerja pada mikrokontroler menggunakan bahasa basic compiler, interface serial RS-232, dan Visual basic sebagai interface GUI. Perancangan simulasi rangkaian switch modem menggunakan Proteus 7, dan desain skematik serta layout printed circuit board (PCB) dengan menggunakan software Eagle. Dari hasil pengujian yang dilakukan, komponen utama dari switching modem yaitu IC multiplexer 4053 mampu melewatkan sinyal dengan tegangan minimum sebesar -84.0 mV dan tegangan maksimum sebesar 90.0 mV dan juga tegangan antara puncak sebesar 182mV. Diharapkan dengan adanya modul switch dapat mempermudah operator untuk tracking satelit, khususnya untuk ground station yang dikendalikan secara jarak jauh dan mengurangi penggunaan perangkat di ground station.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: TT&C, radio transceiver, switch modem, IC Multiplexer 4053.
Subjects: Teknologi Penerbangan > Penguasaan, Pengembangan dan Perekayasaan > Teknologi Satelit
Divisions: Deputi Teknologi Penerbangan Dan Antariksa > Pusat Teknologi Satelit
Depositing User: Een Rohaeni
Date Deposited: 17 Feb 2021 03:26
Last Modified: 17 Feb 2021 05:03
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/201

Actions (login required)

View Item View Item