Analisis Pola Kualitatif Klasifikasi Spesies Mangrove Berdasarkan Nilai Reflektan,Studi Kasus Perairan Segara Anakan

Ety Parwati and Nanin Anggraini and Anang Dwi Purwanto and Syifa Wismayati Adawiyah and Wikanti Asriningrum (2015) Analisis Pola Kualitatif Klasifikasi Spesies Mangrove Berdasarkan Nilai Reflektan,Studi Kasus Perairan Segara Anakan. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan XX dan Kongres VI Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) esia dan Pemanfaatannya untuk Perencanaan Wilayah, Pengelolaan DAS, dan Mitigasi Bencana Alam. pp. 255-267.

[img]
Preview
Text
Prosiding_Ety Parwati dkk_Pusfatja_2015.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang penting di kawasan pesisir karena fungsinya secara ekologis maupun ekonomis. Peningkatan kepedulian akan ekosistem mangrove dengan melakukan rehabilitasi dan pengelolaan kawasan mangrove meningkat pula. Ekosistem mangrove menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Pemanfaatan data penginderaan jauh untuk aplikasi hutan mangrove telah berkembang dengan baik, telah terjadi kecenderungan peningkatan kebutuhan informasi mangrove dengan skala informasi yang lebih detail, misalnya informasi spasial spesies mangrove. Selain berguna untuk pengelolaan dan pelestarian, informasi spasial spesies mangrove juga berguna dalam penelitian estimasi biomasa dan kandungan karbon, karena biomasa dan kandungan karbon terkait dengan perbedaan jenis spesies mangrove. Ekstraksi informasi spesies mangrove berdasarkan nilai reflektan diharapkan dapat mengurangi pengaruh ketinggian suatu wilayah, kondisi atmosfer maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan perbedaan lokasi mangrove, sehingga dapat dibangun algoritma standar yang dapat berlaku umum.Dipilih tiga spesies mangrove sejati yang dominan, yaitu Avicenia, Rhizophora dan Bruguieradan spesies mangrove asosiasi yaitu Nypa,Deris,dan Acanthus. Data inderaja yang digunakan adalah data Landsat 8 perolehan tanggal 31 Mei 2013 dan tanggal 1 Mei 2014 wilayah perairan Segara Anakan. Analisis dilakukan terhadap masing-masing spesies dengan melihat pola reflektan yang diperoleh dari data reflektan hasil pengukuran di lapangan dan nilai reflektan menggunakan data inderaja Landsat. Hasil analisis menunjukkan adanya: 1). pola kurva normal yang sangat jelas berada pada kanal 4 sampai 6 (630 – 1.660 nm). Jika dihubungkan dengan hasil data lapang, kurva terputus dari 650 nm, 2). Jika perhatian difokuskan pada kurva kecil yang juga ditemui (500 – 650) nm hasil pengukuran lapang dan kanal 3 – 4 (525 – 680) nm. Kedua komponen tadi menunjukkan adanya pola kualitatif hubungan antara data reflektan yang diukur di lapang dengan data reflektan yang diukur menggunakan data inderaja Landsat 8.

Item Type: Article
Additional Information: ISBN 978-602-97569-1-3
Uncontrolled Keywords: mangrove, Avicenia, Rhizophora, Bruguiera, Acanthus, Deris, Landsat 8, reflektan
Subjects: Teknologi Penginderaan Jauh > Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan > Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Divisions: Deputi Penginderaan Jauh > Pusat Pemanfaatan Penginderaan jauh
Depositing User: Dinar Indrasasi
Date Deposited: 24 Mar 2021 13:51
Last Modified: 27 Sep 2021 02:51
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/504

Actions (login required)

View Item View Item