Rancang Bangun Sistem Pengolahan Data Penginderaan Jauh Satelit Landsat yang dapat Ditingkatkan untuk Landsat Data Continuity Mission (LDCM)

Dinari Nikken Sulastie Sirin and Hidayat Gunawan and Ayom Widipaminto (2012) Rancang Bangun Sistem Pengolahan Data Penginderaan Jauh Satelit Landsat yang dapat Ditingkatkan untuk Landsat Data Continuity Mission (LDCM). Prosiding SIPTEKGAN XVI-2012 Seminar Nasional IPTEK Dirgantara XVI Tahun 2012. pp. 501-510.

[img]
Preview
Text
Prosiding_Ali Syahputra_Pustekdata_2012.pdf

Download (575kB) | Preview

Abstract

Dalam rangka menjaga kontinuitas ketersediaan data penginderaan jauh satelit untuk mendukung Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN), Kedeputian Penginderaan Jauh LAPAN sedang melakukan persiapan penerimaan data satelit penginderaan jauh sumber daya alam Landsat Data Continuity Mission (LDCM). Satelit LDCM merupakan seri kelanjutan misi satelit Landsat sebelumnya untuk menjaga kontinuitas ketersediaan data Landsat. Satelit ini rencananya akan diluncurkan sekitar tahun 2013 dengan membawa dua sensor yaitu Operational Land Imager (OLI) dan Thermal Infrared Sensor (TIRS). Pada tahun 2011 LAPAN telah berhasil meningkatkan kemampuan infrastruktur stasiun bumi yaitu sistem antena dan demodulator. Karena adanya kebutuhan untuk mengolah data satelit Landsat eksisting (Landsat 5 dan Landsat 7) dalam bentuk remedia tape, maka diperlukan suatu sistem pengolahan data. Pada makalah ini dipaparkan mengenai rancang bangun sistem pengolahan data penginderaan jauh satelit Landsat yang dapat ditingkatkan untuk satelit LDCM. Sistem pengolahan data ini dapat mengolah data satelit Landsat dan LDCM baik dari sistem arsip (dalam bentuk tape dan Raw Compatible Computer (RCC)) maupun dari sistem akuisisi langsung (dalam bentuk rawdata) hingga menghasilkan produk standar L1G (Geometric) dan L1T (Terrain). Sistem pengolahan data ini bekerja secara otomatis, dan juga dilengkapi dengan sistem pemantauan pengolahan (landsat processor) dan sistem katalog yang berbasis web. Sistem pengolahan data ini telah berhasil mengolah sebanyak kurang lebih 4000 scene L1G/L1T. Berdasarkan hasil pemantauan pengolahan, hasil produk standar L1G dan L1T Landsat 5 dan 7 eksisting memakan waktu tidak lebih dari 5 menit per scene seperti pengolahan yang dilakukan oleh United State Geological Survey (USGS).

Item Type: Article
Additional Information: ISBN 978-979-1458-60-3
Uncontrolled Keywords: Landsat, LDCM, Remedia, RCC, L1G, L1T
Subjects: Teknologi Penginderaan Jauh > Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan > Pemanfaatan Penginderaan Jauh > Pengolahan Data
Divisions: Deputi Penginderaan Jauh > Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh
Depositing User: Een Rohaeni
Date Deposited: 04 May 2021 06:21
Last Modified: 07 Sep 2021 02:47
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/697

Actions (login required)

View Item View Item