Dampak Perubahan Iklim terhadap Ketersediaan Air di Catchment Area Waduk Jatigede Berbasis Estimasi Satelit dan Model

Sinta Berliana Sipayung and Bambang Siswanto and Amalia Nurlatifah (2017) Dampak Perubahan Iklim terhadap Ketersediaan Air di Catchment Area Waduk Jatigede Berbasis Estimasi Satelit dan Model. In: Dinamika dan Teknologi Atmosfer Benua Maritim Indonesia. CV.Media Akselerasi, Bandung, pp. 118-128. ISBN 978-602-6465-16-0

[img]
Preview
Text
Bunga Rampai-Sinta B. Sipayung dkk-PSTA-2017.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Perubahan iklim akan mempengaruhi siklus hidrologi, oleh karena itu akan menciptakan tantangan dalam pengelolaan air. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh perubahan iklim di Catchment Area waduk Jatigede (Jawa Barat), terhadap ketersediaan air periode 1901-2015. Data yang digunakan adalah data reanalisis (campuran observasi dan satelit) berbasis estimasi data satelit CRU (Climate Research Unit) dengan skenario model CCAM (Conformal Cubic Atmosphere Model) dengan downscaling data model historis dari 1949-2005 dan skenario RCP (Representative Concentration Pathway 4.5 W/m2) dari tahun 2006-2069. Variabel iklim dan hidrologi untuk tiga periode (1949-1978, 1976-2005 dan 2006-2035) dibandingkan dengan dampaknya terhadap ketersediaan air. Untuk menganalisis lebih dalam mengenai kondisi ketersediaan air di Catchment Area waduk Jatigede, dilakukan analisis simulasi kondisi debit dan neraca air di Sungai Cimanuk dimana sungai ini merupakan sungai besar sebagai penyokong utama ketersediaan air di Waduk Jatigede. Simulasi kondisi debit dan neraca air dilakukan dengan model ArcSWAT menggunakan data masukan iklim dari CCAM, data DEM SRTM 90 meter, type tanah, dan data penggunaan lahan. Hasil dari rata-rata tahunan, lima tahunan dan tiga puluh tahunan mengindikasikan (1) terjadi penurunan curah hujan sebesar 0.137 mm/thn dan peningkatan temperatur sebesar 0.002 -9- C per tahun. (ii) Perbandingan debit sungai dari pengukuran dan estimasi yang diwakili dua sungai Leuwi Daun menunjukkan r=0,71 dan Leuwi Goong r=0,58. Analisis regresi linier menunjukkan bahwa debit Sungai Cimanuk di Leuwi Daun dan Leuwi Goong akan menurun sehingga menyebabkan penurunan neraca air di Waduk Jatigede.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: perubahan iklim; satelit; RCP; bias,; waduk Jati Gede
Subjects: Sains Antariksa dan Atmosfer > Penelitian, Pengembangan, dan Perekayasaan > Sains Teknologi Atmosfer > Perubahan Iklim
Divisions: Deputi Sains Antariksa Dan Atmosfer > Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer
Depositing User: Sulisnaeni
Date Deposited: 24 Jun 2021 07:20
Last Modified: 24 Jun 2021 07:20
URI: http://repositori.lapan.go.id/id/eprint/877

Actions (login required)

View Item View Item